Kamis, 22 Oktober 2009

Windows for Blinds

Windows for Blinds

windows for blinds, menurut saya pengertiannya adalah sebuah alat dimana dibuat untuk membantu orang buta... jadi disini pada alat tersebut terdapat basic knowledge mengenai alat atau benda yang pada umumnya ada disekitar kita... cara kerja nya mirip seperti sensor. ketika kamera pada alat tersebut diarahkan ke sebuah benda maka alat tersebut akan mengubah informasi yang diperoleh menjadi bunyi yang menunjukkan jenis benda atau alat yang terkena sensor tersebut.

Contoh lainnya yaitu juga diterapkan pada program komputer. Dimana sebuah program dirancang untuk bisa dipakai oleh orang buta. Ketika mouse dijalankan dan mengenai sebuah icon Start pada suatu program (misal windows) maka akan komputer akan mengeluarkan suara Start atau klik tombol start...

Dengan adanya program seperti itu maka tidak mustahil seorang yang mempunyai cacat penglihatan bisa mengoperasikan komputer dengan baik...

AC dengan Teknologi Inverter

AC Teknologi Inverter

Kemajuan teknologi begitu cepat, secepat waktu yang kita jalani. Sekarang ini telah muncul teknologi inverter. Teknologi inverter adalah sebuah teknologi di mana pada AC terdapat alat/komponen untuk mengatur kecepatan motor-motor listrik. Dengan menggunakan inverter motor listrik menjadi variable speed, kecepatannya bisa diubah-ubah. atau disetting sesuai dengan kebutuhan.

Keuntungan teknologi inverter :

1. Hemat Energi
AC inverter memiliki sirkuit yang menghasilkan efisiensi pada pengoperasian untuk mengontrol daya pendinginan. Mampu menghemat biaya konsumsi listrik sampai dengan 50% dibanding AC non Inverter.

2. Dingin lebih cepat
Begitu dinyalakan, AC inverter akan menghasilkan kekuatan pendinginan yang tepat agar ruangan lebih cepat dingin. Temperature ruangan dapat dicapai 1,5 kali lebih cepat dari AC non iverter.

3. Kontrol kekuatan yang fleksibel.
Pada saat kekuatan maksimum suhu ruangan akan lebih dingin, sementara saat kekuatan berada di tingkat minimum akan mengontrol temperatur pada suhu yang tepat untuk memberikan kenyamanan bagi anda.

Minggu, 04 Oktober 2009

DISKUSI KULIAH

DISKUSI KULIAH


Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah bagian dari Sistem Informasi berbasis komputer, termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau sebuah perusahaan.

Tujuan SPK :
  1. Membantu menyelesaikan masalah semi terstruktur
  2. Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
  3. Meningkatkan efektifitas bukan efesiensi pengambilan keputusan

Tujuan tersebut mengacu pada tiga prinsip dasar dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) diantaranya :

Struktur masalah yaitu untuk masalah terstruktur, penyelesaian dapat dilakukan dengan menggunakan rumus-rumus yang sesuai, sedangkan untuk masalah tak terstruktur tidak dapat dikomputerisasi. Sementara mengenai Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dikembangkan khususnya untuk masalah yang semi terstruktur.

Dukungan Keputusan yaitu SPK tidak dimaksudkan untuk menggantikan manajer, karena komputer berada di bagian terstruktur, sementara manajer berada di bagian tak terstruktur untuk memberi penilaian dan melakukan analisis. Manajer dan komputer bekerja sama sebagai sebuah tim pemecah masalah semi terstruktur.

Evektifitas Keputusan, yaitu merupakan tujuan utama dari SPK, bukan untuk mempersingkat waktu dalam pengambilan keputusan, tapi agar keputusan yang dihasilkan dapat lebih baik.

Beberapa pengelompokan kriteria dari sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang tersedia diantaranya :


Interaktif

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) memiliki user interface yang komunikatif sehingga user (pengguna) dapat melakukan akses secara cepat ke data dan memperoleh informasi yang dibutuhkan.


Fleksibel

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) memiliki kemampuan sebanyak mungkin terhadap variable masukan, kemampuan untuk mengolah dan memberikan keluaran untuk menyajikan alternatif-alternatif keputusan kepada user (pengguna).


Data kualitas

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) memiliki kemampuan untuk menerima data kualitas yang dikuantitaskan yang sifatnya subyektif dari pemakainya, sebagai data masukan untuk pengolahan data. Misalnya : penilaian terhadap kecantikan yang bersifat kualitas, dapat dikuantitaskan dengan pemberian bobot nilai seperti 75 atau 90.


Prosedur pakar

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) mengandung suatu prosedur, yang dirancang berdasarkan rumusan formal atau berupa prosedur kepakaran seseorang atau kelompok dalam menyelesaikan suatu bidang masalah dengan fenomena tertentu.


Dalam pembuatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) diperlukan adanya langkah-langkah dalam membentuk sebuah sistem diantaranya yakni :


  1. Studi kelayakan. Langkah yang diambil sebelum membuat Sistem Pendukung Keputusan (SPK) perlu adanya penelitian terlebih dahulu berdasarkan segi kelayakannya, mengingat adanya faktor biaya, faktor waktu, faktor tenaga, maupun dari faktor finansial.
  2. Persetujuan terhadap proposal kelayakan. Langkah yang berorientasii terhadap segi kelayakan proposal, harus dapat menjelaskan kebutuhan dan urgensi dari keberadaan sistem tersebut, keuntungan dan biaya dari pembentukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK), waktu yg dibutuhkan, ketersediaan ahli atau pakar yg merupakan sumber pengetahuan pokok dari penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK), serta adanya ketersediaan terhadap perangkat keras, hardware dan perangkat lunak, software baik yg utama maupun pendukungnya.
  3. Pemilihan perangkat keras, hardware dan perangkat lunak, software.
  4. Merepresentasikan pengetahuan yang diperoleh dari para ahli dan pakar ke dalam komputer.
  5. Mengimplementasikan pengetahuan dalam bentuk bahasa yang dipahami oleh komputer, menggunakan suatu bahasa pemrograman.
  6. Menguji system yg telah dibuat.

Data dan informasi dimasukan kedalam
database dari lingkungan perusahaan. Database juga berisi data yang disediakan SIA. Isi database digunakan oleh 3 subsistam pernagkat lunak :

Perangkat lunak penulisan laporan, menghasilka laporan periodik maupun khusus. Lapora periodik disiapkan sesuai jadwal dan biasanya dihasilkan oleh pernagkat lunak yang dikodekan dalam suatu bahasa prosedural seperti COBOL. Laporan khusus disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan informasi yang tak terduga dan berbentuk database query oleh pemakai yang menggunakan query language dari DBMS atau bahasa pemrograman generasi keempat.

Model matematika, menghasilkan informasi sebagai hasil dari simulasi yang melibatkan satu atau beberapa komponen dari sistem fisik perusahaan. Dapat ditulis dalam bahasa pemrograman apapun.

Perangkat lunak GDSS, memungkinkan beberapa pemecah masalah, bekerja sama sebagai satu kelompok

Konsep GDSS


Sistem pendukung keputusan berkelompok (Group Decision Support System) merupakan
”suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suat tugas (atau tujuan) bersama yang menyediakan interface bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama”

Artificial Intelligence
(AI) atau kecerdasan buatan adalah suatu ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdasarkan pada disiplin ilmu seperti ilmu kompouter, biologi, psikologi, ilmu